Buy Cytotec
Buy xenical
buy singulair 10mg
Home
 

MONEX OPTIMISTIS Aliran Investasi Kian Meningkat

Oleh on Monday, 10 September 2012

SEMARANG – PT Monex Investindo Futures Semarang, selama semester I/2012 mampu mengumpulkan dana investor untuk berinvestasi rata-rata antara Rp2 miliar – Rp3 miliar per bulan, seiring semakin meningkatnya peluang investasi.

Kepala Cabang PT Monex Investindo Futures Semarang, Budianto mengatakan hingga semester I/2012 pihaknya mampu mengumpulkan dana dari investor untuk diinvestasikan rata-rata mencapai Rp2 miliar – Rp3 miliar per bulan, dan optimistis mampu mencapai Rp5 miliar per bulan, seiring semakin besarnya peluang untuk berinvestasi terutama komoditi emas.

“Untuk komoditi emas, investasi masih sangat diminati, mengingat harga emas yang cenderung terus mengalami peningkatan. Sedangkan komoditi emas saat ini masih jadi primadona di bursa berjangka karena berfungsi sebagai hedging (lindung nilai) bagi pelaku usaha,” ujarnya, hari ini.

Dia mengatakan jumlah transaksi emas saat ini masih di atas 50% dari total transaksi setiap bulan yang mampu mencapai sebanyak 3.000 hingga 5.000 lot.

“Bahkan untuk tahun ini, komoditi emas mengambil porsi transaksi paling besar dari empat produk yang dimiliki oleh PT Monex Investindo Futures,” tuturnya.

Dia mengatakan volume transaksi bursa di PT Monex Investindo Futures selama Januari-Agustus 2012 tercatat sebanyak 110.000 transaksi perdagangan di lantai bursa etiap bulannya, mengalami peningkatan sekitar 10%-15% dibandingkan rata-rata transaksi tahun lalu yang hanya mencapai sekitar 90.000 transaksi.

“Dari jumlah transaksi tersebut, sebanyak 70%-80% adalah transaksi emas, sisanya berasal dari transaksi forex, index, dan Contract for Difference (CFD) yang diperdagangkan dengan marjin dan proses transaksinya dapat dilaksanakan melalui  penggunaan deposit dana,” katanya.

Dia menjelaskan, CFD adalah merupakan cara baru bertransaksi saham, yakni dengan sistem ini, investor hanya diwajibkan memberi jaminan transaksi sebesar 10% dari nilai transaksi saham yang dilakukan.

“CFD adalah sebuah produk derivatif keuangan, yang merupakan turunan dari harga saham yang ditransaksikan. Jenis CFD yang biasa ditransaksikan adalah berdasarkan pergerakan saham Amerika, Jepang, dan Hongkong, sehingga investor tidak hanya terbatas hanya bias membeli saham lokal saja, namun juga saham-saham internasional,” tuturnya. (DOT)

Comments are closed

BISNIS JATENG ONLINE

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
© Copyright 2011 Bisnis Indonesia