SEMARANG: Sebanyak 1.718 orang serta 927 motor peserta mudik gratis dengan KRI Banda Aceh dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, hari ini telah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Kapal Tentara Nasional Indonesia yang sengaja disediakan pemerintah untuk membantu mengangkut pemudik, terutama sepeda motor, guna mengurangi angka kecelakaan jalan raya itu berlabh di Tanjung Emas Semarang sekitar pukul 07.00 WIB, setelah sehari sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.
PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Emas secara khusus memberikan prioritas sandar di Dermaga Samudera dan membebaskan kapal bantuan TNI AL ini dari semua biaya jasa kepelabuhanan.
General Manager Pelindo III Tanjung Emas, Tri Suhardi mengatakan dalam rangka Angkutan Laut Lebaran 2012, manajemen turut serta memfasilitasi melalui pembebasan biaya kepelabuhanan.
”Biaya yang kami bebaskan antara lain jasa labuh, jasa tambat, jasa pandu, jasa tunda, dan jasa air kapal. Selain itu, bagi para pemudik juga dibebaskan dari biaya pas penumpang dan pas kendaraan roda dua”, ujarnya, hari ini.
Dia mengatakan kapal gratis bagi pemudik dengan jenis Landing Platform Deck (LPD) itu mengangkut kendaraan roda dua dengan trayek Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan arah sebaliknya.
”Setelah dari Tanjung Emas, hari ini KRI Banda Aceh akan langsung menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok, kemudian pada 19 Agustus akan kembali lagi ke Pelabuhan Tanjung Emas dan berangkat dari sini ke Pelabuhan Tanjung Priok pada 23 Agustus 2012”, tuturnya.
Menurutnya, terkait biaya operasional kapal tersebut ditanggung sepenuhnya oleh PT Pelindo II (IPC) dan PT Pelindo III, untuk membiayai logistik Anak Buah Kapal (ABK) dan awak penumpangnya termasuk bahan bakar kapal.
Dia mengatakan, sejak H-15 Lebaran 2012, Terminal Penumpang yang dikelola Pelindo III Tanjung Emas telah dilewati sebanyak 28.121 orang, dengan rincian sebanyak 22.216 penumpang adalah melakukan debarkasi atau turun, dan embarkasi atau naik sebanyak 5.905 penumpang.
”Kami berharap kegiatan arus mudik dan arus balik hingga H+15 bisa berlangsung dengan lancar, dan manajemen selalu berusaha mengupayakan yang terbaik bagi pengguna jasa, termasuk para penumpang, seperti penambahan pendingin ruangan, pemasangan tenda, dan adanya posko bersama keamanan dan pelayanan bisa menambah kenyamanan mereka saat transit sementara di terminal penumpang,” ujarnya. (k39/rsj)
