Buy Cytotec
Buy xenical
buy singulair 10mg
Home
 

SATELIT TELKOM 3 tidak bisa digunakan lagi

Oleh on Thursday, 9 August 2012

SEMARANG – Head of Corporate Communication and Affair Telkom, Slamet Riyadi menegaskan kemungkinan besar satelit Telkom-3 sama sekali tidak akan dapat dipergunakan namun layanan dan operasional perusahaan dpastikan tidak terganggu.

Dia menyebutkan saat peluncuran Satelit Telkom-3 dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, pada Senin (6/8) lalu telah terjadi gangguan pada tahap pengoperasian roket peluncur Breeze-M.

“Kondisi ini menyebabkan satelit hanya mencapai intermediate orbit, namun tidak mengganggu operasional dan layanan Telkom, karena Telkom saat ini mengoperasikan dan menggunakan beberapa satelit,” katanya dalam keterangan persnya yang diterima Bisnis Jateng hari ini.

Menurut dia peluncuran satelit Telkom-3 mengalami anomali dengan melayang di ketinggian maksimum 5.014 km, masih jauh dari ketinggian orbit yang diharapkan yaitu 36.000 km.

Saat ini, lanjut Slamet, PT Telkom sedang menetapkan langkah-langkah kontingensi terkait dengan satelit sehubungan dengan hasil preliminary calculation dari pihak ISS Reshetnev yang diterima Kamis (9/8).

Sebelum hasil preliminary calculation diterima pihaknya telah mengambil langkah-langkah penanganan emergency dan urgency untuk menjamin pelayanan dan operasional telekomunikasi kepada pelanggan karena Telkom saat ini mengoperasikan dan menggunakan beberapa satelit.

“Dari sisi keuangan kejadian ini juga tidak akan memberikan dampak signifikan, karena telah diasuransikan secara penuh,” katanya.

Rencana kontingensi itu, kata Slamet, merupakan prosedur operasional baku di Telkom, tidak terkecuali untuk transponder satelit. Langkah kontingensi sebenarnya sudah dilakukan sebelum satelit diluncurkan.

Telkom telah melakukan penyewaan satelit dengan cakupan setara Telkom-3 untuk memenuhi kebutuhan customer yang sudah mendaftar dan mengantisipasi demand.

“Telkom akan selalu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan calon pelanggan. Kami juga senantiasa menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis,” pungkasnya. (m01/DOT)

Comments are closed

BISNIS JATENG ONLINE

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
© Copyright 2011 Bisnis Indonesia