JAKARTA: PT Sidomuncul seuah perusahaan jamu kembali menggelar kegiatan sosial mudik gratis dan bareng untuk pedagang jamu, pedagang asongan dan pembantu rumah tangga serta para distributor jamu se-Jabodetabek.
Mudik gratis yang digelar Sidomuncul untuk ke 23 ini mengerahkan sebanyak 310 bus dengan kapasitas 22.000 penumpang. Pemudik diberangkatkan serentak dari beberapa titik yaitu Jakarta, Bandung, Bogor, Cibinong, Serang, Cilegon, dan Cikampek hari ini.
Mereka akan menuju kampung halaman masing-masing dengan ke tujuh kota tujuan di Jawa Barat dan Jawa Tengah yaitu Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri dan Yogyakarta.
Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat mengatakan mudik gratis merupakan wujud ungkapan terima kasih dari perusahaan kepada tukang jamu yang selama ini menjadi mitra perusahaan.
“Saya bersyukur Sidomuncul dapat melaksanakan kegiatan Mudik Bersama selama 23 tahun berturut-turut. Saya berharap para pemudik sampai ke kampung halamannya masing-masingdengan selamat,” ujarnya di sela melepas bus mudik gartis itu Hidayat di Kemayoran.
Kgiatan mudik gratis ini, lanjutnya, juga merupakan bagian dari bentuk kepedulian sosial yang sudah seharusnya diberikan perusahaan kepada lingkungannya dan sebagai kewajiban memenuhi ketentuan Corporate Social Responsiblity (CSR). 
Sementara itu, Menteri Perhubungan, EE Mangindaan menyambut baik dengan diadakannya program mudik gratis oleh PT Sido Muncul.
“Kegiatan mudik gratis ini sangat membantu dan efektif,” ujarnya, di Lapangan Parkir Barat Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Jakarta hari ini.
Dia mengatakan dengan pengalaman yang sudah dimiliki oleh PT Sido Muncul sebagai pionir penyelenggaraan mudik gratis, pihaknya yakin mudik bareng Lebaran tahun ini akan berjalan lancar.
“Program ini juga didukung oleh Korlantas yang ikut langsung dalam mudik gratis tahunan ini dan juga dari pihak kami. Yang terutama bagi kami lancar dan tertib untuk selama perjalanan nanti. Dan juga kalau bisa tidak ada kecelakaan,” tuturnya.
Progam mudik gratis Sido Muncul sudah dilakukan sejak 1991 dengan mengerahkan 50 bus dan terus bertambah setiap tahunnya dan Lebaran kali ini sebanyak 310 bus dikerahkan untuk membawa 22.000 pemudik yang terdiri dari para pedagang jamu, pedaganag asongan, distributor dan lainnya. (rsj)
