SEMARANG: Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan suhu politik di wilayahnya pada 2013 dan 2014 akan memanas, menyusul pesta demokrasi lima tahunan (Pilgub) akan digelar.
“Suhu politik akan memanas, masyarakat harus tetap tenang, berpikir jernih dan bersih,” ujar Bibit dalam amanatnya saat upacara memperingati Hari Ulang Tahun Ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Jawa Tengah, di Semarang hari ini.
Pada 2013 akan digelar pemilihan gubernur dan wakil gubernur, sementara 2014 digelar Pemilihan Umum Presiden serta Legilatif. Situasi tersebut memungkinkan suhu politik memanas.
Dia meminta masyarakat tidak terprovokasi, karena pada hakekatnya, pesta demokrai ini bertujuan untuk memilih pemimpin.
Menurutnya, masyarakat harus mampu memilih pemimpin yang terukur kemampuannya, sehingga mampu mengendalikan dan bermanfaat untuk memajukan Jawa Tengah.
“Jangan biarkan Jawa Tengah masuk dalam euforia yang merugikan kita semua,” tuturnya.
Perkembangan zaman, modernisasi dan globalisasi, telah menggeser kepribadian luhur menjadi ingin serba instan, memaksakan kehendak, saling curiga dan dan saling menjatuhkan.
Fenomena nyata tersebut, lanjutnya, tanpa disadari telah menjadi potensi pemecah kesatuan dan persatuan bangsa.
Menurutnya, peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ini harus menjadi momentum bagi seluruh warga negara untuk tidak goyak oleh godaan zaman, serta tetap mempertahankan kepribadiaan Adi Luhung Jawa Tengah.
Upacara HUT Kemerdekaan RI tersebut dihadiri oleh para anggota forum pimpinan daerah, anggota DPRD Jawa Tengah serta berbagai elemen masyarakat lainnya. (ant/rsj)
