SEMARANG – Bupati Purbalingga, Heru Sudjatmoko berharap PDI Perjuangan mengajukan calon gubernur Pilkada Jawa Tengah 2013 yang mampu mengendalikan impor sejumlah komoditas pertanian agar bisa menyejahterakan petani.
Heru menjelaskan saat ini impor hasil pertanian semakin meningkat sehingga merugikan petani lokal. “Setiap tahun impor hasil pertanian meningkat akibatnya produk petani lokal tidak terserap pasar,” katanya dalam Focus Group Discusion (FGD) ‘Membangun Jateng Menuju Trisakti Bung Karno’, hari ini.
Padahal, lanjut Heru, untuk mengendalikan impor hasil bumi cara yang sederhana adalah dengan melakukan pembatasan masuknya gandum, kedelai dan buah-buahan dari luar negeri.
Menurutnya sekarang kecenderungan masyarakat Indonesia mengkonsumsi beras semakin tinggi. Contohnya penduduk Papua dan Maluku yang semula mengkonsumsi sagu kini beralih ke beras.
Kondisi ini membuar Heru khawatir jika konsumsi beralih ke roti berbahan gandum, sedangkan di Indonesia tidak ada ladang gandum.
Heru berharap, cagub Jateng dari PDIP mendatang harus dapat mengurangi impor dan mampu berdikari dibidang ekonomi.
Berbeda dengan gandum, pihaknya tidak dapat melarang impor kedelai karena produksi dalam negeri belum mampu mencukupi kebutuhan hasil pertanian yang menjadi bahan baku tahu dan tempe tersebut.
Impor buah-buahan yang telah merambah pedagang kaki lima (PKL), menurutnya lebih memprihatinkan. Mereka lebih banyak menjual buah impor dibanding lokal.
Jawa Tengah harus bisa memberikan masukan untuk menolak kebijakan impor yang tidak banyak menguntungkan masyarakat petani.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Jateng, Nunik Sri Yuningsih mengungkapkan DPD PDIP Jateng akan menggelar sejumlah FGD dengan pokok bahasan yang berbeda. Nantinya, hasil akan diolah sebagai materi penyusunan visi misi cagub Jateng. “Soal calon nanti terserah mekanisme partai, apakah Bibit Waluyo, Rustriningsih atau Tjahyo Kumolo,” katanya. (m01/DOT)
