Buy Cytotec
Buy xenical
buy singulair 10mg
Home
 

PENYEBERANGAN: Dua operator kapal ajukan tambah frekuensi penyeberangan

Oleh on Sunday, 29 July 2012

 

SEMARANG: Dua perusahaan pelayaran tengah mengajukan penambahan frekuensi untuk kapal penumpang penyeberangan Semarang-Kalimantan, guna mengantisipasi melonjaknya penumpang arus mudik dan balik Lebaran mendatang.

 

Kepala Administrasi Pelabuhan (Adpel) Tanjung Emas Semarang Karolus Sengadji mengatakan kedua operator yakni PT Pelni dan PT Darma Lautan Utama (DLU) telah mengajukan permintaan penambahan frekuensi rute penyeberangan Semarang-Kalimantan.

 

“Permintaan penambahan frekuensi sudah disampaikan dan sudah dijadwalkan tinggal pengoperasian kapal,” ujarnya hari ini.

 

Dia mengatakan perkiraan meningkatnya arus mudik hingga 5%-10% pada Lebaran tahun ini, para operator kapal mulai mengantisipasi dengan mengajukan penambahan frekuensi penyeberangan.

 

Menurutnya, rute Sampit-Semarang yang selama ini dilayani sebulan sekali, bisa menjadi dua kali atau bahkan empat kali dalam satu bulan, terutama menjelang pada saat hari-hari mendekati Lebaran.

 

Dia mengatakan penumpang arus mudik dan balik pada Lebaran 2012 yang melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan meningkat 5%-10% dari pada tahun sebelumnya yang mencapai 60.000 orang (datang/turun/debarkasi), dan untuk arus balik atau berangkat (naik/embarkasi) mencapai 30.000 orang.

 

“Penambahan frekuensi rute penyeberangan yang diajukan operator itu biasanya akan dilakukan pada H-15 hingga H+15 Lebaran, dan tahun ini arus mudik diperkirakan mencapai puncaknya pada H-5 hingga H+5 Lebaran,” tuturnya.

 

Menurutnya, dari total kapal yang disediakan mencapai 14 unit untuk melayani kebutuhan penumpang pada Lebaran 2012 terdiri PT. PELNI (6 unit), PT DLU (5 unit), Primavista (satu unit), dan ASDP (2 unit), higgga diharapkan jadwal perjalanan kapal penumpang yang sudah dibuat bisa berjalan lancar, dan tidak akan terjadi penumpukan penumpang.

 

“Dengan mematuhi jadwal, maka diharapkan tidak ada antrian kapal merapat serta penumpukan penumpang akibat menunggu kapal merapat ke dermaga,” ujarnya.

 

Dia menambahkan sebanyak 14 kapal itu akan melayani enam trayek, yakni Semarang-Pontianak, Semarang-Ketapang, Semarang-Kumai, Semarang-Sampit, Semarang-Banjarmasin, dan Semarang-Batu Licin.

 

Kepala Operasional PT PELNI Cabang Semarang Ahmad Syafran mengatakan sudah mengajukan jadwal penambahan frekuensi rute penyeberangan, terutama untuk jadwal keberangkatan pada H-15 hingga H+15 Lebaran.

 

“Rute yang ditambah frekuensinya antara lain Semarang-Sampit, Semarang-Kumai dan Semarang-Pontianak,” tuturnya.

 

Dia mengatakan untuk rute Semarang-Sampit yang dilayani dengan Kapal Motor (KM) Lawit akan ditambah frekuensi, dari yang biasanya sebulan sekali menjadi empat kali, dengan KM Binaiya yang biasanya sebulan dua kali bisa menjadi tiga kali.

 

“KM Egon yang biasanya melayani penyeberangan Semarang-Kumai sebulan empat kali, ditambah menjadi delapan kali,” ujarnya.

 

Menurutnya, lonjakan penumpang dari Kalimantan tujuan Semarang dan Surabaya biasanya akan terjadi setelah memasuki sepuluh hari Ramadhan, hingga mencapai H-2 Lebaran akan ramai setiap harinya.

 

Dia mengatakan PT PELNI melayani penumpang dengan sebanyak enam kapal, di antaranya KM Egon, KM Lawit, KM Binaiya, dan KM Leuser. (k39/rsj)

Comments are closed

BISNIS JATENG ONLINE

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
© Copyright 2011 Bisnis Indonesia