Buy Cytotec
Buy xenical
buy singulair 10mg
Home
 

INVESTOR MENINGKAT: Aktivitas investor lokal bermain saham di DIY meningkat

Oleh on Thursday, 5 July 2012

YOGYAKARTA: Aktivitas investor lokal di wilayah DIY yang ikut meramaikan pasar modal pada semester pertama 2012 (Januari-Juni) meningjkat hingga menjadi 4.310 pemodal dibanding periode yang sama tahun lalu.

Namun minat investor itu, belum mampu menciptakan kenaikan transaksi hingga nilai hasil trasaksi perdagangan saham relatif masih lebih kecil dibanding periode sebelumnya pada tahun lalu.

Ketua Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) DIY Irfan Noor Riza mengatakan sepanjang semester pertama 2012 investor laokal hanya mampu mencioptakan transaksi dari perdaganga saham senilai Rp118 miliar, sedangkan pada tahun sebelumnya transaksi yang diciptakan mencapai Rp230 miliar.

Padahal, lanjutnya, jumlah aktivitas investor pada semester pertama 2011 hanya mencapai 3.497 orang jauh lebih kecil dibanding jumlah investor hingga Juni 2012 mencapai 4.310 naik.

Minat investor itu menunjukkan masyarakat DIY semakin melek saham, setelah adanya dukungan sosialisasi dan edukasi sehingga mereka lebih mengerti akan strategi berinvestasi saham.

“Masyarakat sudah makin tahu untung-rugi bermain saham. Namun karena masih banyak yang mencoba, sehingga jumlah transaksinya belum banyak,” ujarnya hari ini.

Menurutnya, karakter investor di DIY cenderung bersikap hati-hati dan banyak mempelajari mengenai pasar terlebih dahulu. Bahkan jauh berbeda dengan Solo yang karakternya pemodalnya lebih agresif.

“Secara transaksi DIY masih relatif kecil dibanding Solo, namun dari sisi jumlah lebih banyak,” tuturnya.

Pada tahun ini, dia menambahkan PIPM akan lebih menfokuskan menggarap pasar Solo untuk edukasi dan menambah jumlah investor, mengingat selama ini Solo masih didomimnasi investor pemain lama.

Namun, meski kondisi di DIY tak sebagus Solo, namun Irfan tetap optimistis, dengan berdasar, indeks harga saham gabungan ISHG) terus membaik dan penambahan beberapa Pojok Bursa Efek Indonesia (BEI) 3 in 1 di sejumlah perguruan tinggi di DIY. (JIBI/Harian Jogja/evi/rsj)

Comments are closed

BISNIS JATENG ONLINE

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
© Copyright 2011 Bisnis Indonesia