SEMARANG: PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas menambah enam unit Rubber Tyred Gantry (RTG) buatan China, sebagai upaya untuk melengkapi fasilitas di dermaga Terminal Petikemas Semarang (TPKS).
General Manager TPKS Sumarzen Marzuki mengatakan penambahan enam unit RTG itu, juga sekaligus untuk meningkatkan layanan petikemas eksisting di dermaga TPKS, guna memenuhi program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang telah dicanangkan pemerintah khususnya pada koridor Jawa.
“Kapal Happy Buccaneer yang membawa enam unit Rubber Tyred Gantry (RTG) dari China itu kini sudah sandar dengan mulus di dermaga TPKS,” ujarnya hari ini.
Menurutnya, perencanaan awal dalam kegiatan pembongkaran enam unit RTG dari Kapal tersebut akan dilakukan pembongkaran diluar dari jadwal padat, agar tidak menimbulkan kesulitan.
Jika dermaga penuh, lanjutnya, maka alokasi waktu akan semakin panjang. Informasi ini juga telah disebarluaskan kepada sejumlah pihak terkait.
PT Pelindo III diketahui telah menginvestasikan dana trilyunan rupiah untuk pengembangan dan percepatan MP3EI di lingkungan kerjanya. Dari enam koridor ekonomi Indonesia terdapat tiga koridor ekonomi berada di wilayah Persero itu mencakup koridor Jawa, Kalimantan dan Bali-Nusa Tenggara.
Dia mengatakan keenam RTG beserta suku cadangnya akan diturunkan satu persatu menggunakan crane kapal yang selanjutnya langsung dipindahkan ke Container Yard (CY) di TPKS.
Menurutnya, kelebihan dari RTG merk Kalmar buatan China yang didominasi warna biru tua ini, memiliki Safe Working Load (SWL) 41 ton dan mampu melakukan penumpukan petikemas hingga lima tier atau lebih tinggi satu tumpukan jika dibandingkan dengan RTG eksisting.
“Demikian halnya pada bagian roda terdapat sistem rotari yang memungkinkan roda melakukan putaran 360 derajat, sehingga RTG ini mampu bermanuver secara langsung tanpa memerlukan banyak ruang,” tuturnya.
Penambahan enam RTG ini, lanjutnya, diharapkan mampu meningkatkan layanan dan kinerja operasional bongkar muat di TPKS, khususnya untuk mencapai standart kinerja bongkar muat yaitu 25 B/C/H dan pelayanan bongkar muat 24 jam nonstop, yang mengusung spirit “Because We are your business solution”.
Pada 2012 ini, dia menambahkan juga akan dilakukan investasi dengan penambahan panjang dermaga sepanjang 105 x 25 meter dari dermaga eksisting 495 meter, sehingga ke depan panjang dermaga menjadi 600 meter yang ekuivalen melayani tiga kapal sandar sekaligus.
Tidak hanya itu, dalam penyediaan lapangan penumpukan, TPKS akan menginvestasikan untuk pembangunan Container Yard (CY) baru, sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas penumpukan petikemas.
Sementara, realisasi arus peti kemas ekspor dan impor melalui TPKS selama periode Januari-April 2012 telah mencapai 150.834 TEUs, mengalani peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya 35.642 TEUs.
Sumarzen menuturkan untuk arus petikemas melalui TPKS selama 2011 tercatat mencapai 427.468 TEUs, mengalami kenaikan sebesar 11%, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya hanya sebanyak 384.552 TEUs.(rsj)
