KLATEN: Pemerintah Kabupaten Klaten mulai mengintensifkan pengawasan di berbagai pasar tradisional untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat yang bisa terjadi sewaktu-waktu menjelang Lebaran 2011.
Kepala Sub Bagian Perdagangan, Perindustrian, dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemkab Klaten, Sri Hadi, mengatakan, pengawasan dilakukan guna menghindari gejolak masyarakat akibat kenaikan harga yang tak terkendali.
“Sejak awal Ramadhan lalu kami sudah terjunkan tim untuk mengawasi pergerakan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional, dan hingga kini kenaikannya masih dalam batas wajar,” katanya tadi.
Hasil pantauan tim di lapangan, kata dia, menunjukkan bahwa sejak awal Ramadhan kenaikan rata-rata harga kebutuhan pokok berkisar 10% Â hingga 15%.
Dia memperkirakan masih akan terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat tersebut hingga menjelang Lebaran mendatang.
“Saat ini kenaikannya masih terhitung wajar, namun kami tetap waspada saat mendekati Lebaran nanti biasanya beberapa jenis kebutuhan pokok harganya naik drastis,” katanya.
Pemkab Klaten hingga saat ini belum merencanakan mengadakan operasi pasar kebutuhan pokok untuk menghindari lonjakan harga yang ditengarai akan mulai terjadi sepekan sebelum Lebaran.
“Kebutuhan masyarakat dalam sektor ekonomi saat ini masih tercukupi baik di pasar tradisional maupun pasar modern, sehingga operasi pasar belum mendesak untuk dilakukan,” katanya. (Ant)
