SEMARANG: Harga barang kebutuhan pokok yang terus mengalami kenaikan menjelang puasa menyebabkan Provinsi Jateng mengalami inflasi sebesar 0,73% pada Juli atau lebih tinggi dari Juni yang hanya 0,45%.
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Jam Jam Zamachsyari mencatat beberapa komoditas kelompok bahan makanan menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi Juli, yakni beras, daging ayam ras, telur ayam ras dan gula pasir.
“Beras masih menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil sebesar 0,44%, disusul daging ayam ras 0,15%, telur ayam ras 0,07%, jeruk 0,04% dan gula pasir 0,02%,” katanya, hari ini.
Meskipun demikian, penurunan harga beberapa komoditas turut mengerem laju inflasi pada Juli ini, sehingga inflasi year on year hanya sebesar 3,91%. Beberapa komoditas yang mengalami deflasi, yakni bawang putih, batu bata, bawang merah, telepon seluler dan minyak goreng.
Jam Jam menyebutkan semua kota indeks harga konsumen (IHK) di Jateng mengalami inflasi, yakni Kota tegal 1,04%, Kota Purwokerto 0,72%, Kota Surakarta 0,71% dan Kota Semarang 0,67%. (Dot)
