Buy Cytotec
Buy xenical
buy singulair 10mg
Home
 

Omzet TPI di Rembang naik signifikan

Oleh on Wednesday, 27 July 2011

REMBANG: Omzet pelelangan ikan di Tempat Pelelangan Ikan Karanganyar, Kecamatan Kragan, dan TPI Tasikagung, Kecamatan Kota Rembang, Kabupaten Rembang, periode Januari-Juni 2011 mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kenaikan raman (omzet pelelangan ikan) dipicu oleh cuaca laut yang normal, sehingga tangkapan ikan nelayan cenderung melimpah,” kata Kepala TPI Karanganyar, Kecamatan Kragan, Agus Mansur, ditemui di TPI setempat, Rabu tadi.

Dia mengatakan sejak Januari hingga pertengahan Juli 2011, omzet pelelangan di TPI Karanganyar mencapai Rp34 miliar atau naik sebesar 47 persen dibandingkan omzet pelelangan periode yang sama tahun 2010 hanya Rp23 miliar.

“Pada 2010 cuaca cenderung basah sehingga kala itu tangkapan ikan nelayan relatif sepi. Sementara pada 2011 ini, hasil tangkapan cukup melimpah, terutama ikan layang,” katanya.

Menurut Agus, dengan capaian tersebut, pihaknya optimistis bisa melampaui pencapaian omzet pada 2010 yang hanya sebesar Rp50,8 miliar.

“Jika sampai Juli 2011, omzet sudah mencapai Rp34 miliar, maka kami optimistis capaian omzet hingga Desember atau akhir 2011 bisa mencapai Rp54 miliar, lebih dari capaian 2010 lalu yang hanya Rp50,8 miliar,” katanya.

Kepala Staf Tata Usaha TPI Tasikagung, Kecamatan Kota Rembang, Sri Hartatik, mengatakan sejak Januari hingga 25 Juli 2011, omzet mencapai Rp43 miliar atau naik 53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya hanya Rp28 miliar.

Dia memperkirakan omzet pada 2011 akan memenuhi target yang diberikan pemerintah kabupaten setempat.

“Pada 2011 ini, kami ditarget menyetor PAD sebesar Rp79 miliar. Dengan sisa waktu lima bulan, target tersebut masih akan mungkin tercapai. Sebab hingga Juli 2011, omzet bulanan rata-rata mencapai Rp6 miliar, sedangkan omzet 2010 lalu, rata-rata hanya Rp5 miliar,” katanya.

Dia menyebutkan, nelayan yang melelangkan ikan tangkapannya rata-rata masih merupakan nelayan setempat, namun ada beberapa yang berasal dari luar daerah seperti dari Juwana, Kabupaten Pati.

“Hasil tangkapan untuk bulan Juni 2011, masih didominasi oleh ikan jenis layang berukuran kecil, disusul ikan banyar, dan ikan salem,” katanya.

Dia menambahkan dengan nilai raman hingga Juli 2011 yang telah mencapai Rp43 miliar, maka TPI Tasikagung sementara menyumbangkan pendapatan untuk daerah hingga Rp1,5 miliar (sumbangan PAD adalah 3,5% kali nilai raman). “Pada 2010 lalu, sumbangan ke PAD hanya Rp2,1 miliar,”  katanya. (Ant)

Comments are closed

BISNIS JATENG ONLINE

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
© Copyright 2011 Bisnis Indonesia