SEMARANG: Komisaris Trans Marga Jateng (TMJ) Danang Atmodjo mengatakan pihaknya masih melakukan pengamatan terhadap konstruksi jalan tol Semarang-Solo seksi I yang telah selesai diperbaiki, setelah ambles dan retak beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, uji kelaikan baru akan dilakukan setelah masa pengamatan selesai pertengahan bulan ini.
Padahal, sebelumnya Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Ghazaly mengatakan uji kelaikan telah dilakukan sejak seminggu lalu, yang meliputi uji laik dari sisi teknis, administrasi, dan keselamatan.
“Saya tidak mendengar ada uji kelaikan. Lha wong sekarang masih masa pengamatan, setelah perbaikan rampung beberapa waktu lalu. Setelah pengamatan selesai pertengahan bulan ini, kami berharap uji kelaikan bisa langsung dilakukan,” ujar Danang, hari ini.
Seperti diketahui, tol Semarang-Solo mengalami retak dan ambles sepanjang 200 m di ruas Gedawang-Susukan km STA 5+500-5+750 pada Maret lalu.
Akibatnya, target pengoperasian yang semula dijadwalkan pada awal tahun ini menjadi mundur.
Namun, Danang optimistis tol seksi I sepanjang 11,1 km dapat beroperasi menjelang Lebaran tahun ini, setelah uji kelaikan menyatakan jalan bebas hambatan tersebut laik beroperasi.
“Mohon doa restunya saja,” ujarnya. (Dot)
