Buy Cytotec
Buy xenical
buy singulair 10mg
Home
 

Kapasitas akses situs PPD dinaikkan

Oleh on Tuesday, 21 June 2011

SEMARANG: Kapasitas akses situs pendaftaran Penerimaan Peserta Didik (PPD) Kota Semarang Reguler 2011 akan ditingkatkan  semula 40 megabyte (Mbps)  menjadi 70 Mbps.
Direktur PT Dinustech, Pulung Nurtantio A, mengatakan peningkatan kapasitas bandwidth ini dimaksudkan untuk mengimbangi jumlah pendaftar yang lebih banyak dibandingkan PPD rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI).
“Kami ingin meminimalisasi terjadinya permasalahan dalam akses situs PPD, baik saat pendaftaran maupun verifikasi data peserta, salah satunya membeludaknya pendaftar saat bersamaan,” kata dia.

Menurut dia, membeludaknya pengakses situs pendaftaran pada saat yang bersamaan memang bisa mengakibatkan permasalahan, salah satunya situs macet, karena itu kapasitas “bandwidth” dari semula 40 megabyte (Mbps) dinaikkan menjadi 70 Mbps.

Ia mengatakan sekolah yang menjaring siswa baru melalui PPD reguler memang lebih banyak dibandingkan PPD RSBI yang hanya diikuti empat sekolah menengah atas (SMA), tiga sekolah menengah pertama (SMP), dan satu sekolah dasar (SD).

Karena itu, kata dia, jumlah pendaftar yang mengakses situs PPD juga lebih banyak dibandingkan saat PPD RSBI lalu sehingga PT Dinustech yang digandeng Dinas Pendidikan Kota Semarang menangani sistem PPD mengantisipasinya.

“Kami juga akan menambah ‘server’ dari yang sudah ada, dan diharapkan proses PPD reguler yang dimulai 27-30 Juni untuk SMP dan SMA sederajat, serta SMK pada 23-25 Juni mendatang bisa berlangsung dengan lancar,” katanya.

Selain itu, kata Pulung, pihaknya juga telah melakukan persiapan pengujian aplikasi oleh tim informasi dan teknologi (IT), bimbingan teknis untuk operator sekolah, dan pelatihan petugas “call centre” PPD reguler.

Project Manager PPD Kota Semarang, Mohammad Sidiq mengatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa petugas teknis yang akan langsung terjun ke sekolah jika ada permasalahan, baik terkait koneksi maupun aplikasi sistem.

Dia mengakui pihaknya memang tidak menyiapkan petugas teknis yang selalu mendampingi sekolah selama pelaksanaan PPD, namun jika memang ada laporan permasalahan pihaknya siap menerjunkan petugas untuk mengatasinya.

“Tahun-tahun sebelumnya juga sudah ada sistem online pada PPD, karena itu petugas sekolah sudah semakin mengerti aplikasi sistem dan mampu mengatasi permasalahan yang muncul. Namun, kami tetap siapkan petugas khusus,” kata Sidiq. (Ant)

Comments are closed

BISNIS JATENG ONLINE

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
© Copyright 2011 Bisnis Indonesia