KUDUS: Bupati Kudus Musthofa meminta gerakan penghijauan melalui penanaman pohon di Kabupaten Kudus, jangan hanya sebatas sebagai kegiatan seremonial semata.
“Kami minta, perawatan pasca penanaman juga menjadi prioritas utama agar pohon yang ditanam benar-benar tumbuh dan terawat dengan baik,” ujarnya ketika mengikuti peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di eks Kantor Kawedanan Cendono, di Kudus, Jumat tadi.
Peringatan tersebut, diwarnai dengan penanaman 500 pohon yang terdiri atas 15 jenis pohon dan pembuatan biopori.
Dengan adanya kesadaran dalam merawat dan menjaga tanaman tetap tumbuh, dia memastikan, dampak banjir maupun dampak bencana alam lainnya bisa diminimalkan.
Selain itu, dia berharap, kesadaran masyarakat dalam mendukung gerakan penghijauan melalui penanaman pohon di berbagai wilayah di Kudus juga ditingkatkan, sehingga daerah yang semula gersang bisa terlihat hijau kembali.
Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus, Sam’ani Intakoris mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepedulian seluruh masyarakat terhadap pentingnya fungsi pohon untuk penurunan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan inflitrasi air tanah dalam mengurangi pemanasan global dan untuk mencapai pembangunan Indonesia yang bersih.
Dia berharap, masyarakat bersedia menanam dan memelihara pohon secara berkelanjutan, serta membuat biopori untuk merehabilitasi lahan dan air tanah.
“Nantinya, kita akan menggandeng pihak swasta dalam pemeliharaan tanaman tersebut hingga tumbuh dewasa,” ujarnya.
Adapun jenis pohon yang ditanam di lingkungan eks Kantor Kawedanan Cendono atau Taman Budaya Raden Mas Sosrokartono Kudus, meliputi bibit matoa, sawo kecil, dukuh sumber, durian pelang, avokad, kepel, sengon laut, sukun, jabon, filisium, mahoni, ketapang, glodogan, dan tanjung.
Dengan adanya penanaman 500 bibit pohon yang berjumlah 15 jenis pohon, katanya, layak dijadikan sebagai rintisan hutan kecamatan sebagai penyangga hutan kota.
Nantinya, kata dia, upaya membuat hutan kecamatan akan dilanjutkan secara bertahap di wilayah kecamatan lain, seperti Kecamatan Mejobo, Jati, Undaan, Kota, Kaliwungu, Gebog, Dawe, dan Jekulo. (Ant)
