Buy Cytotec
Buy xenical
buy singulair 10mg
Home
 

Menhut targetkan bangun 15.000 KBR

Oleh on Saturday, 21 May 2011

YOGYAKARTA : Kantor Kementerian Kehutanan RI mentargetkan sampai akhir 2011 ini pihaknya bisa merealisasikan pembangunan 15.000 Kebun Bibit Rakyat (KBR) di seluruh Indonesia dalam upaya mengajak masyarakat berpartisaipasi dalam penghijauan.

Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan mengatakan jika ada lahan kosong disekitarnya, pihaknya mempersilahkan masyarakat membuat kelompok untuk selanjutnya bisa mengajukan permohonan KBR ke dinas kehutanan di daerah masing-masing untuk ditindaklanjuti.

“Kelompok masyarakat yang mengajukan diri, jika sesuai persyaratan akan memperoleh bantuan sebesar Rp50 juta per kelompok untuk membuat kebun bibit rakyat diwilayahnya,”ujarnya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, kemarin.

Setelah enam bulan tanaman tumbuh, lanjutnya, dilakukan pemeliharaan KBR. Kelompok masyarakat bisa mengajukan lagi dana bantuan sebesar Rp3 juta-Rp5 juta per hektar untuk biaya pemeliharaan dari program tanam dan pelihara KBR.

“Program KBR ini pada 2010 telah terealisasi sebanyak 10.000 KBR, dan pada 2011 ini diharapkan bisa tercapai 15.000 KBR di Indonesia,”ungkapnya.

Selain itu, kata Zulkhifli, pihaknya juga mengembangkan Hutan Tanaman Rakyat dengan fokus di luar jawa. Pemerintah mengajak masyarakat sekitar untuk mengembangkan lahan apakah itu 3 hektar atau 5 hektar bisa dibuat untuk Hutan Tanaman Rakyat ini.

“Selain untuk masyarakat, kami juga memiliki program hutan untuk Pendidikan. Misalnya beberapa saat lalu, kami memberikan bantuan seluas 5.300 hektar ke Universitas Muhammadiyah Palu untuk bisa dipelajari dan diteliti,”jelasnya.

Untuk kawasan Merapi di DIY, kata dia, Kementrian Kehutanan akan memberikan bantuan hutan lindung senilai Rp300 miliar untuk areal seluas 1.300 hektar. Daerah yang akan menjadi hutan lindung ini merupakan daerah yang masuk kawasan rawan bencana, yang tidak ditinggali masyarakat.

“Bantuan ini istilahnya bentuk tali asih untuk masyarakat. Hutan lindung di kawasan rawan bencana yang memang tidak dihuni ini akan ditanami berbagai macam tanaman seperti pohon buah-buahan, dan tanaman endemik lainnya,”ujarnya.

Namun, kata dia, untuk pelaksanaannya bantuan ini, pihaknya masih berkoordinasi dan salah satunya membahas dengan masyarakat setempat.

“Yang jelas semakin cepat semakin bagus, semoga saja hutan lindung ini bisa terealisasi pada 2011 ini,”ungkapnya. (DOT)

Comments are closed

BISNIS JATENG ONLINE

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
© Copyright 2011 Bisnis Indonesia